Gigi Hancur Akibat Tukang Gigi By drg. Mulya Yesti

Share ke Teman Sejawat....
Share on Facebook
Facebook
0Tweet about this on Twitter
Twitter
Share on LinkedIn
Linkedin

Penulis : drg. Mulya Yesti

Saya dokter gigi Mulya Yesti yg akrab dipanggil drg. Dhea

Saya pagi praktek di Klinik Medistra dan sore hari praktik di Rawa Makmur di daerah Bengkulu.

Sebenarnya fenomena tukang gigi juga sudah menjamur dan ahli-ahli gigi dadakan yang sangat tidak berkompeten dibidangnya, misalnya didaerah saya Bengkulu..guru smp,guru sma,dosen,atau mahasiswa beralih menjadi ahli gigi yang mereka sendiri bukan dari dunia kesehatan…pasang behel hanya 150 ribu dan ada juga yang scaling jadi sambil tiduran tu pasiennya 😨😨😨.

Sungguh miris negri ini…sudah menjamurnya para ahli-ahli gigi dadakan yang notabene bukan dari dunia kesehatan sangat menghawatirkan kami sebgai dokter gigi karna saya sudah bnyak dapat pasien yang giginya hancur akibat ulah mereka…saat idul fitri ke 2 saya harus ekstra kerja karna ada pasien datang dg keluhan yg sakit tidak tertahankan akibat tukang gigi memasang gigi tiruan tanpa ada pencabutan gigi yg msh radix…rasanya sy mau menolak pasien ini karna hari libur dan ini kerjaan tukang gigi bkn kerjaan saya tetapi rasa kemanusiaan sebagai seorang dokter yang ingin menolong masyarakat tidak bisa saya pungkiri  saya merasa kasihan 😭😭😭…butuh waktu 3 jam lebih saya harus menseparasi sedikit gipalnya agar tidak mencederai jaringan dan alhamdulillah pasien bisa terhindar dari rasa sakit dan mengikuti prosedur dari saya tahapan perawatan ulang giginya.

Selain itu ada juga yang pasiennya malah giginya terbalik ntah dari mana mereka memasang behel tanpa didasari ilmu karna ingin biaya murah akhirnya mereka harus mengeluarkan biaya mahal untuk perawatan perbaikan lagi..

Tidak adanya tindakan tegas juga dari pemerintah dan diknas membuat mereka semena-mena dan menjamur tempat-tempat praktek ilegal…

Melalui semua masalah yang sering terjadi sayapun sekarang berkoordinasi dengan teman-teman sejawat dan kebetulan ada drg Nelson, SpBM dan dia menjabat Karumkit Dirs Bayangkara di Bengkulu dan dia juga seorang anggota polisi jadi bisa lebih paham hukum.

Dari hasil share dan curhat lewat media Whatsapp digroup PDGI Bengkulu kami akan berkoordinasi untuk merazia para ahli-ahli gigi dadakan dan tukang-tukang gigi yang melewati batas kompetensinya.

Semoga nanti bisa terlaksana..dan saya pun berharap dari pemerintah yang membuka tempat praktik ilegal harap ditindak tegas….kalo perlu dipenjara agar ada jera karna kami dokter dokter gigi bila ada sedikit kesalahan dibilang mal praktik tetapi bila yg melakukan itu para ahli-ahli atau tukang-tukang gigi yang melakukan tidak ada berita dan tuntutan…

Jangan jadikan kami nanti kambing hitam saja mereka pasang dimana dan bila terjadi kasus dimulutnya nanti dokter-dokter gigi disalahkan tidak mau membantu…

Kami harap ada tindak tegas dari pemerintah pusat dan daerah mengeluarkan undang-undang dan aparat juga tegas merazia tempat-tempat praktik ilegal…

Kami mengundang teman sejawat untuk ikut program #doktergigimenggugat dengan cara mengirim artikel terkait fenomena tukang gigi ini bisa dikirimkan ke alamat email di dentalidofficial@gmail.com.

Mohon dituliskan juga :

  1. nama lengkap dan gelar
  1. bekerja dimana (kota, klinik atau instansi)

Kami tunggu kontribusi dari teman sejawat.

Satu langkah nyata lebih baik daripada seribu keinginan yang tidak terlaksana

 

Catatan :

Ada beberapa editan terkait penulisan EYD namun tidak mengurangi esensi cerita.

Berikan Komentar Disini
Share ke Teman Sejawat....
Share on Facebook
Facebook
0Tweet about this on Twitter
Twitter
Share on LinkedIn
Linkedin

admin

Admin website http://dental.id

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.