web tracker Dokter Gigi Selalu Menjadi Orang Kedua? - dental.id
Download! Download Panduan Praktik Klinik Bagi Dokter Gigi Dari PB PDGI

Dokter Gigi Selalu Menjadi Orang Kedua?

Share ke Teman Sejawat....
Share on Facebook0Share on Google+0Tweet about this on TwitterShare on LinkedIn0
Ads
Advertisement

Penulis : Lusi Epsilawati

Dokter Gigi Puskesmas Mujur Lombok Tengah

Tertarik dengan artikel yang di buat sejawat Septia Indriasari dalam DENTAMEDIA No.1 Vol.5 yang menceritakan betapa ”bagusnya” Puskesmas tempat sejawat bertugas. Memang betul begitu adanya, Puskesmas tempat saya bertugaspun yang berada di Provinsi yang sama kurang lebih seperti itu kondisinya, berkeramik, dengan peralatan cukup lengkap bahkan di tempat saya ada alat rongent dan fasilitas UGD yang terbilang cukup moderen; padahal lokasinya 30 Km dari Mataram.

Namun di balik semua ”kementerengan itu” ada satu yang tak boleh dilupakan yaitu pandangan masyarakat dan ”sejawat” di luar profesi dokter gigi terhadap dokter gigi yang kurang begitu menggembirakan. Masyarakat lebih suka datang ke tukang gigi karena selain lebih murah juga lebih cepat kerjanya dibanding dokter gigi yang dianggap terlalu banyak prosedur sehingga bahkan ada yang berujar ”Ibu Dokter Bodo, kerjanya lama”. Dan yang lebih menyakitkan adalah sikap ”sejawat” yang selalu menganggap dokter gigi orang ke dua bahkan dianggap sederajat dengan profesi paramedis sehingga tidak pernah dipercaya menjadi pimpinan Puskesmas, bila dokter umumnya tidak ada maka dirangkap oleh dokter umum Puskesmas tetangga.

Bahkan dalam sebuah pertemuan seorang ”sejawat” pernah mengatakan bahwa di Puskesmas sebenarnya tidak diperlukan dokter gigi, cukup hanya perawat gigi. Menyedihkan bukan?

Tapi apa hendak dikata itulah kenyataannya, untuk mendebat selalu kalah suara karena se-Kabupaten dokter giginya hanya 5 sehingga selalu kalah suara. Satu-satunya cara agar orang lain menghargai kita adalah harus ditunjukan prestasi kerja yang optimal, oleh karena itu calon dokter gigi dan dokter gigi muda yang akan dikirim ke daerah agar tidak selalu menjadi orang ke dua hendaknya mempersiapkan diri sebaik-baiknya dengan berbagai kemampuan diluar ilmu kedokteran gigi seperti kemampuan manajemen dan kemampuan memahami aneka penyakit umum sehingga bisa mengerti bila diajak diskusi oleh dokter umum.

Itulah jalan satu-satunya, jangan berharap ada bantuan dari orang lain ataupun lembaga lain, organisasi macam PDGI, pengurusnya apalagi yang nun jauh di Jakarta sana tidak akan memperhatikan kita-kita yang ada di daerah.

Sumber tulisan :

http://dentamediaopini.blogspot.co.id

Berikan Komentar Disini
Advertisement
Advertisement

Artikel Terkait

Berita
views 23
Dapatkan berita terbaru kedokteran gigi di SINI
Dokter Ini Gagal Cabut Gigi Pasien, Malah Disuruh ...
views 1897
Pasien Puskesmas Kecamatan Mempura, Kabupaten Siak merasa tidak dihargai oleh dokter gigi yang bertugas. Sebab, pasien sempat disuruh mencari dokter d...
7 FKG Universitas Negeri Terbaik Di Indonesia
views 36581
Kedokteran gigi adalah ilmu mengenai pencegahan dan perawatan penyakit atau kelainan pada gigi dan mulut melalui tindakan tanpa atau dengan pembedahan...
Apakah Bahaya Fluoride Itu Fakta Atau Hoax?
views 2129
Fluoride, adalah satu kata yang tentunya sudah tidak asing lagi bagi teman-teman dentist, apalagi zat ini terdapat dalam pasta gigi (odol) yang pastin...
Nama Dan Alamat Kampus FKG Di Indonesia
views 23113
Update 26 Juli 2017Berikut ini daftar nama dan alamat FKG seluruh Indonesia1. FKG Universitas AirlanggaAlamat : Jl. Mayjen. Prof. Dr. Moes...
Mahasiswa FKG Juara Di 8th Dentistry Scientific Me...
views 212
Mahasiswa Kedokteran Gigi UNSOED kembali torehkan prestasi membanggakan. Kali ini giliran Adrian Permadi, Nasriana Stephanie Manurung dan Yunia Amina ...
3 Mahasiswa FKG UNEJ Juara Kompetisi Oral Session ...
views 378
Mahasiswa Fakuktas Kedokteran Gigi Universitas Jember (FKG Unej), Provinsi Jawa Timur, Amalia Rahmaniar Indrati berhasil menjuarai penelitian kategori...
Share ke Teman Sejawat....
Share on Facebook0Share on Google+0Tweet about this on TwitterShare on LinkedIn0