web tracker Dokter Gigi No 1 Pekerjaan Paling Berbahaya. Fakta Atau Hoax? - dental.id
Download! Download Panduan Praktik Klinik Bagi Dokter Gigi Dari PB PDGI

Dokter Gigi No 1 Pekerjaan Paling Berbahaya. Fakta Atau Hoax?

Share ke Teman Sejawat....
Share on Facebook101Share on Google+0Tweet about this on TwitterShare on LinkedIn1
Ads
Advertisement

Sebuah survei yang dilakukan Occupational Information Network menganalisa pekerjaan yang paling membahayakan kesehatan. Ada enam indikator yang digunakan untuk mengukurnya, yaitu kontaminasi, penyakit dan infeksi, kondisi berbahaya, paparan radiasi, risiko luka (termasuk luka bakar ringan, gigitan, dan sengatan), dan durasi duduk saat bekerja.

Dengan mangacu indikator tersebut, nantinya dapat diketahui faktor-faktor apa saja yang dapat memperpendek usia seseorang. Dari skala 0 sampai 100, semakin tinggi skor profesi tersebut, semakin tinggi pula risikonya. Dilansir dari tech insider, Selasa (12/4), berikut 20 pekerjaan paling membahayakan kesehatan sedunia.

1. Dokter gigi

Skor ketidaksehatan: 65,4
Tugas: Memeriksa, mendiagnosa, dan mengobati penyakit, cedera, dan malformasi gigi dan gusi. Juga mengobati penyakit saraf, pulp, dan jaringan gigi lain yang mempengaruhi kesehatan mulut dan retensi gigi. Menyediakan peralatan gigi atau memberikan perawatan pencegahan.

Pemicu risiko kesehatan:
1. Paparan kontaminan: 84
2. Paparan penyakit dan infeksi: 75
3. Waktu yang dihabiskan duduk: 67

2. Pramugari

Skor ketidaksehatan: 62,3
Tugas: Menyediakan layanan untuk menjamin keselamatan, keamanan, dan kenyamanan penumpang pesawat selama penerbangan. Menyapa penumpang, memverifikasi tiket, menjelaskan penggunaan peralatan keselamatan, dan melayani makanan atau minuman.

Pemicu risiko kesehatan:
1. Paparan kontaminan: 88
2. Paparan penyakit dan infeksi: 77
3. Paparan ringan luka bakar, luka, gigitan, atau sengatan: 69

3. Anesthesiologists, perawat anesthetists, dan asisten anesthesiologist

Skor ketidaksehatan: 62,3
Tugas: Mengelola anestesi dan obat penenang selama prosedur medis, dan membantu pasien dalam pemulihan dari anestesi.
Pemicu risiko kesehatan:
1. Paparan penyakit dan infeksi: 94
2. Paparan kontaminan: 80
3. Paparan radiasi: 74

4. Dokter hewan

Skor ketidaksehatan: 60,3
Tugas: Mendiagnosa, mengobati, atau meneliti penyakit dan cedera hewan dan melakukan tes medis di lingkungan laboratorium untuk digunakan dalam pengobatan dan diagnosis penyakit pada hewan.
Pemicu risiko kesehatan:
1. Paparan penyakit dan infeksi: 81
2. Paparan ringan luka bakar, luka, gigitan, atau sengatan: 75
3. Paparan kontaminan: 74

5. Podiatrist

Skor ketidaksehatan: 60,2
Tugas: Mendiagnosa dan mengobati penyakit dan kelainan bentuk kaki manusia.
Pemicu risiko kesehatan:
1. Paparan penyakit dan infeksi: 87
2. Paparan radiasi: 69
3. Paparan kontaminan: 67

6. Pemeriksa imigrasi dan bea cukai

Skor ketidaksehatan: 59,3
Tugas: Menyelidiki dan memeriksa orang, angkutan umum, barang, dan barang dagangan, tiba di atau berangkat dari luar negeri untuk mendeteksi pelanggaran hukum dan peraturan imigrasi dan bea cukai.
Pemicu risiko kesehatan:
1. Paparan kontaminan: 78
2. Paparan penyakit dan infeksi: 63
3. Paparan radiasi: 62

7. Histotechnologist dan teknisi histologis

Skor ketidaksehatan: 59,0
Tugas: Menyiapkan slide histologi dari bagian jaringan untuk pemeriksaan mikroskopis dan diagnosis oleh patolog.
Pemicu risiko kesehatan:
1. Paparan kondisi berbahaya: 88
2. Paparan kontaminan: 76
3. Paparan penyakit dan infeksi: 75

8. Operator instalasi pengolahan limbah air

Skor ketidaksehatan: 58,2
Tugas: Mengoperasikan atau mengendalikan seluruh proses atau sistem mesin, sering bersinggungan dengan papan kontrol, untuk mentransfer atau mensterilisasi air limbah.
Pemicu risiko kesehatan:
1. Paparan kontaminan: 97
2. Paparan kondisi berbahaya: 80
3. Paparan ringan luka bakar, luka, gigitan, atau sengatan: 74

9. Insinyur dan operator boiler stasioner

Skor ketidaksehatan: 57,7
Tugas: Mengoperasikan dan merawat mesin stasioner, boiler, atau peralatan mekanis lainnya untuk menyediakan utilitas untuk bangunan atau proses industri.
Pemicu risiko kesehatan:
1. Paparan kontaminan: 99
2. Paparan kondisi berbahaya: 89
3. Paparan ringan luka bakar, luka, gigitan, atau sengatan: 84

10. Asisten bedah medis

Skor ketidaksehatan: 57,3
Tugas: Membantu dalam operasi, di bawah pengawasan dokter bedah, bertugas bersama perawat dan personel bedah lainnya, dan melakukan tes laboratorium medis.
Pemicu risiko kesehatan:
1. Paparan penyakit dan infeksi: 88
2. Paparan kontaminan: 80
3. Paparan kondisi berbahaya: 69

Sumber tulisan :

https://www.brilio.net

Berikan Komentar Disini
Advertisement
Advertisement

Artikel Terkait

Berita
views 23
Dapatkan berita terbaru kedokteran gigi di SINI
Dokter Ini Gagal Cabut Gigi Pasien, Malah Disuruh ...
views 1910
Pasien Puskesmas Kecamatan Mempura, Kabupaten Siak merasa tidak dihargai oleh dokter gigi yang bertugas. Sebab, pasien sempat disuruh mencari dokter d...
7 FKG Universitas Negeri Terbaik Di Indonesia
views 36765
Kedokteran gigi adalah ilmu mengenai pencegahan dan perawatan penyakit atau kelainan pada gigi dan mulut melalui tindakan tanpa atau dengan pembedahan...
Apakah Bahaya Fluoride Itu Fakta Atau Hoax?
views 2146
Fluoride, adalah satu kata yang tentunya sudah tidak asing lagi bagi teman-teman dentist, apalagi zat ini terdapat dalam pasta gigi (odol) yang pastin...
Nama Dan Alamat Kampus FKG Di Indonesia
views 23352
Update 26 Juli 2017Berikut ini daftar nama dan alamat FKG seluruh Indonesia1. FKG Universitas AirlanggaAlamat : Jl. Mayjen. Prof. Dr. Moes...
Mahasiswa FKG Juara Di 8th Dentistry Scientific Me...
views 212
Mahasiswa Kedokteran Gigi UNSOED kembali torehkan prestasi membanggakan. Kali ini giliran Adrian Permadi, Nasriana Stephanie Manurung dan Yunia Amina ...
3 Mahasiswa FKG UNEJ Juara Kompetisi Oral Session ...
views 381
Mahasiswa Fakuktas Kedokteran Gigi Universitas Jember (FKG Unej), Provinsi Jawa Timur, Amalia Rahmaniar Indrati berhasil menjuarai penelitian kategori...
Share ke Teman Sejawat....
Share on Facebook101Share on Google+0Tweet about this on TwitterShare on LinkedIn1