web tracker Cosmetic Dentistry, sudah pahamkah Anda? - dental.id
Download! Download Panduan Praktik Klinik Bagi Dokter Gigi Dari PB PDGI

Cosmetic Dentistry, sudah pahamkah Anda?

Share ke Teman Sejawat....
Share on Facebook28Share on Google+0Tweet about this on TwitterShare on LinkedIn0
Ads
Advertisement

Beberapa tahun belakangan ini, penampilan gigi menjadi sebuah hal yang sangat populer di kalangan masyarakat. Kondisi ini dasarkan pada pemahaman bahwa gigi dan senyum sangat mempengaruhi penampilan keseluruhan seseorang.

Penelitian yang dilakukan oleh Gordon Patzer, menunjukkan bahwa terdapat 5 faktor predominan yang berperan dalam ketertarikan fisik seseorang, antara lain gigi 76%, senyum 75%, bibir 73%, mata 63%, dan hidung 58%.1 Hasil tersebut membuktikan bahwa gigi, senyum, dan bibir berkontribusi sangat besar pada penampilan seseorang.

Menanggapi fenomena ini, dokter gigi dituntut untuk harus selalu update untuk mempersiapkan perawatan yang dapat memuaskan keinginan pasien terutama dalam hal estetika, yang dikenal dengan istilah cosmetic dentistry. Cosmetic dentistry adalah ilmu kedokteran gigi yang bertujuan untuk menciptakan perubahan positif pada gigi dan senyum seseorang.2

Pada dasarnya cosmetic dentistry tidak digolongkan menjadi sebuah spesialisasi khusus dalam keilmuan kedokteran gigi, akan tetapi untuk melakukan perawatan yang berhubungan dengan estetika ini dokter gigi disarankan untuk mengikuti pelatihan atau kursus agar dapat melakukan perawatan cosmetic dentistry yang sesuai standar.3

Berbicara mengenai cosmetic dentistry, maka sebagian besar dokter gigi secara spontan akan berfikiran tentang perawatan pemutihan gigi (teeth whitening) atau veneer, tetapi ternyata cosmetic dentistry dapat memberikan cakupan perawatan yang cukup banyak dari yang dipikirkan.

Perawatan apa saja yang digolongkan sebagai cosmetic dentistry?

Semua perawatan cosmetic dentistry meningkatkan penampilan gigi, akan tetapi tetap harus memperbaiki fungsi dan kesehatan gigi. Adapun perawatan yang termasuk dalam cosmetic dentistry menurut American Academy of Cosmetic Dentistry (AACD), antara lain:4

1. Pemutihan gigi (teeth whitening), merupakan pemutihan gigi dengan metode bleaching baik yang dilakukan langsung oleh dokter gigi di klinik ataupun di rumah menggunakan produk pemutih gigi sesuai dengan instruksi dokter gigi.

2. Composite Bonding, perawatan yang bertujuan untuk memperbaiki penampilan gigi yang patah, dengan menggunakan resin komposit sewarna gigi yang dilekatkan pada permukaan gigi yang telah dipreparasi.

3. Veneer, penggantian enamel gigi dengan menggunakan bahan sewarna gigi, baik menggunakan porselen ataupun komposit, perawatan ini juga diawali dengan preparasi pada permukaan gigi.

4. Porcelain Crowns, gigi yang mengalami kerusakan parah dapat ditutup dengan menggunakan mahhkota dari porselen untuk mengantikan lebih banyak struktur gigi dibandingkan dengan veneer.

5. Porcelain Bridgework, gigi yang hilang dapat digantikan dengan menggunakan gigitiruan jembatan dari bahan porselen yang dilekatkan pada gigi tetangganya (abutment).

6. Implan gigi (Dental Implants), biasanya menggunakan bahan titanium yang ditanam pada tulang alveolar dan dipasangkan dengan mahkota untuk menggantikan gigi yang hilang. Perawatan ini memberikan tampilan gigitiruan yang tampak seperti gigi asli.

7. Inlay dan Onlay, sebelumnya perawatan ini umumnya dibuat dari bahan logam, namun saat ini telah digolongkan menjadi bagian dari cosmetic dentistry dengan menggunakan bahan sewarna gigi, baik itu dari porselen ataupun dari komposit.

8. Tambalan sewarna gigi (Tooth-Colored Fillings), penambalan sewarna gigi telah lama dikenal dalam restorasi kedokteran gigi, akan tetapi dengan perkembangan tuntutan estetik, penambalan gigi dapat dibuat sedemikian rupa dengan menggunakan berbagai teknik agar terlihat serupa dengan struktur anatomi gigi asli.

9. Clear Orthodontic Aligners, merupakan suatu perawatan ortodontik untuk merapikan gigi dengan menggunakan aligner menggantikan bracket logam, perawatan ini juga merupakan salah satu yang populer terutama di kalangan remaja dan dewasa muda.

10. Cosmetic Gum Surgery, bedah minor untuk membentuk gingiva agar dapat memperlihatkan tampilan gigi dan senyum yang lebih estetik.

11. Tooth Contouring & Reshaping, dengan membentuk kembali gigi sesuai dengan bentuk dan kontur gigi yang diharapkan untuk meningkatkan tampilan senyum estetik pasien.

Berbagai jenis perawatan tersebut di atas, jelas memberikan gambaran bagi sejawat dokter gigi bahwa cosmetic dentistry membutuhkan pemahaman multidisiplin kedokteran gigi baik secara prostetik, konservatif, ortodontik, periodontik, dan spesialisasi kedokteran gigi lainnya.

Referensi:
1. Org. Cosmetic dentistry London. 2017. [online] Available from: http://www.faveroimpoleclinic.com/cosmetic-dentistry.html
2. American Academy of Cosmetic Dentistry. What is cosmetic dentistry?. 2017. [online] Available from: http://www.aacd.com/patients.html
3. American Academy of Cosmetic Dentistry. Cosmetic dentistry. 2017. [online] Available from: http://www.deardoctor.com/cosmetic-dentistry.html
4. American Academy of Cosmetic Dentistry. Smile make over. J cosmetic dentistry. 2016;32(1). [online] Available from: http://www.aacd.com/proxy.php?filename=files/Dental%20Professionals/jCD/Vol.%2032/issue%201/32-1Spring2016.pdf

Berikan Komentar Disini
Advertisement
Advertisement
Share ke Teman Sejawat....
Share on Facebook28Share on Google+0Tweet about this on TwitterShare on LinkedIn0