website statistics
Home > Populer > Cornelis Buston Akhirnya Minta Maaf Kepada PDGI, Sudah Selesai?

Cornelis Buston Akhirnya Minta Maaf Kepada PDGI, Sudah Selesai?

Ads
Advertisement

Dental.id–Cornelis Buston akhirnya minta maaf kepada PDGI atas ucapannya yang mengatakan bahwa dokter gigi tidak pas menjadi kepala rumah sakit. Permintaan maaf itu dilakukan setelah melalui mediasi oleh Plt Sekda Provinsi Jambi, Erwan Malik di Rumah Dinas Ketua DPRD Jambi itu Rabu siang (30/8).

drg. Iwan Hendrawan selaku Dirut RS Mattaher mengungkapkan saat dihubungi dental.id, mediasi ini dilakukan setelah adanya desakan banyak pihak untuk mengakhiri sengeketa tersebut. Salah satunya adalah Gubernur Jambi, Zumi Zola.

Seperti yang dilansir Antarajambi.com, Cornelis Buston mengucapkan permintaan maafnya kepada para dokter gigi di seluruh Indonesia.

“Karena saya sudah memaafkan dokter Iwan dan secara pribadi saya ingin minta maaf kepada dokter gigi seluruh Indonesia,” ucap ketua DPRD Jambi ini.

Sama halnya dengan CB (Cornelis Buston), Iwan mengakui bahwa permasalahan antara mereka sudah selesai.

“Secara pribadi permasalahan ini sudah selesai. Selanjutnya saya serahkan ke PB PDGI,” ujar ketua PDGI Jambi ini.

Dalam somasinya, PB PDGI menuntut agar CB melakukan permintaan maaf terbuka kepada 6 media online dan 3 media cetak.

Sudah selesai?

Banyak pihak yang bersuka cita akan pernyataan ini. Salah satunya adalah Sri Asih Galuh. Dia mengutarakannya dalam status Facebook-nya, Sukses!! Bravo drg. Iwan PDGI Bisa!! Status itu diikuti 19 likes.

Lain halnya dengan drg. Andi Tajrin, Sp. BM. Dosen Universitas Hasanuddin ini masih menganggap tuntas kasus ini ketika proses hukum belum dituntaskan.

“Sebaiknya PDGI meminta permintaan maaf sesuai dengan somasi dan proses hukum tetap berlanjut,” ujarnya saat dihubungi via WhatsApp oleh dental.id, Rabu malam (30/8).

Hal yang sama diutarakan oleh drg. Masrial Sp. BM.. Dia menuturkan kepada dental.id,

“Saya gagal paham tentang pernyataan ini karena saya belum melihat pernyataan maaf CB pada 3 surat kabar nasional.”

Terlepas dari itu, keduanya tidak menampik kekagumannya bahwa dokter gigi bisa bersatu dan memecahkan masalah bersama-sama. Tajrin menambahkan,

“Semangat ini saya perlu dijaga. Khususnya untuk mengawal banyak hal yang lebih besar seperti: nasib dokter gigi di era JKN, Internsip, hingga advokasi terhadap tukang gigi.”

Sumber: Antarajambi.com

Berikan Komentar Disini
Advertisement
Advertisement

Artikel Terkait

Dilema Permenkes 39, PDGI Setujui Internsip
views 1420
Sumber gambar: http://bakp.petra.ac.id/Selasa siang (15/8) di sebuah pelataran Fakultas Kedokteran Gigi (FKG) Universitas Hasanuddin (UNHAS), beb...
Share ke Teman Sejawat....Share on Facebook0Share on Google+0Tweet about this on TwitterShare on LinkedIn0Pin on Pinterest0
Dhihram Tenrisau
Suka menulis cerpen, liputan, dan esai. Bergiat di Suropati Syndicate.