website statistics
Home > Ilmiah > Bolehkah Makan Obat Saat Sakit Gigi Karena Pakai Behel?

Bolehkah Makan Obat Saat Sakit Gigi Karena Pakai Behel?

Ads
Advertisement

Pemakaian behel bertujuan untuk membuat gigi berada dalam posisi idealnya. Untuk mencapai tujuan tersebut gigi perlu didorong, ditarik, ditinggikan, direndahkan, atau diputar tergantung posisi awal gigi dan posisi ideal yang diinginkan. Proses ini dapat berlangsung dalam hitungan hari, bulan, bahkan tahun dalam daya yang kecil tapi terus-menerus agar tidak merusak jaringan pendukung gigi.

Dalam prosesnya, pergerakan gigi dapat mengurangi tulang di bagian tekanan (pressure) sehingga gigi dapat bergerak. Tulang berkurang karena aktivitas osteoklas yang memecah komponen tulang. Proses ini dapat memicu peradangan dan menimbulkan rasa sakit pada pasien. Utamanya ketika gaya yang diberikan menjadi sedikit lebih kuat, yaitu saat pasien baru ganti karet.

Rasa sakit yang dirasakan berbeda-beda oleh setiap orang. Ada yang bisa menahannya, ada yang merasa bahwa perlu diberikan sesuatu agar rasa sakitnya berkurang. Banyak yang kemudian memilih untuk mengkonsumsi obat antinyeri untuk meredakan sakitnya. Tetapi bolehkah obat antinyeri dikonsumsi oleh pengguna behel?

Sebaiknya tidak. Sakit memang bukan efek yang diharapkan dari perawatan ortodonti. Namun, sakit ini datang dari proses peradangan yang diperlukan untuk menggerakkan gigi. Peradangan dapat meningkatkan aktivitas osteoklas yang mengurangi tulang sehingga gigi dapat bergerak serta meningkatkan aktivitas osteoblas yang membuat tulang baru untuk menahan gigi ada di posisi idealnya. Jika radang dihilangkan dengan obat antinyeri, aktivitas osteoklas dan osteoblas akan terhambat sehingga pergerakan gigi menjadi sulit. Akibatnya penggunaan behel membutuhkan waktu yang lebih lama.

Jika terasa sakit selama perawatan, pasien dapat menguranginya dengan makan dan minum yang dingin. Ubah konsumsi makanan menjadi yang lunak. Kumur-kumur dengan air garam untuk mencegah infeksi bakteri yang dapat memperparah peradangan. Serta berikan diri Anda waktu untuk membiasakan dengan gaya yang diberikan, biasanya sekitar 1-3 hari setelah kontrol dari dokter gigi spesialis ortodonti. Jika rasa sakitnya sudah tidak tertahankan lagi setelah 3 hari, kembali kunjungi dokter gigi yang merawat supaya gaya yang diberikan dapat dikurangi.

Berikan Komentar Disini
Advertisement
Advertisement

Artikel Terkait

Kata Siapa Kakek dan Nenek Nggak Boleh Pakai Behel
views 114
Selain pertanyaan tentang usia paling muda untuk memulai perawatan ortodonti, pertanyaan yang juga sering ditanyakan adalah usia paling tua untuk mend...
Cukupkah Sekedar Minum Obat untuk Atasi Sakit Gigi...
views 217
Ditulis oleh : Ahmad Ridwan Sakit gigi akibat gigi berlubang merupakan salah satu keluhan yang cukup sering ditemui di masyarakat. Sakit gigi ini ter...
Bisa Kok Pakai Behel Tanpa Cabut Gigi
views 43
Salah satu hal yang ditakuti para calon pengguna behel adalah mitos tentang keharusan mencabut gigi sebelum perawatan. Banyak yang takut mencabut gigi...
Waspada Sakit Gigi Mengintai Saat Mudik dan Lebara...
views 83
Kemacetan mudik (foto: viva.co.id)Lebaran semakin dekat, arus mudik semakin padat. Berbondong-bondong ke kampung halaman jadi tujuan, terlebih cu...
Perlukah Saya Pakai Behel?
views 46
Maloklusi adalah kelainan susunan gigi yang berbeda dari posisi idealnya, seperti gigi berjejal, gigi berjarak, gigitan terbalik, dan sebagainya. Malo...
Share ke Teman Sejawat....Share on Facebook0Share on Google+0Tweet about this on TwitterShare on LinkedIn0Pin on Pinterest0