counter free hit unique web Benarkah Tambalan Perlu Sering Diganti? - dental.id
Download! Download Panduan Praktik Klinik Bagi Dokter Gigi Dari PB PDGI

Benarkah Tambalan Perlu Sering Diganti?

Share ke Teman Sejawat....
Share on Facebook0Share on Google+0Tweet about this on TwitterShare on LinkedIn0
Ads
Advertisement
Gigi yang berlubang masih bisa diselamatkan dan dikembalikan ke kondisinya semula dengan penambalan. Bahan tambal yang dipilih bisa berupa amalgam yang berwarna perak, komposit yang sewarna gigi, atau semen silikat yang berwarna putih. Pemilihan bahan tambal yang digunakan tergantung kondisi gigi pasien. Sekarang baik masyarakat maupun dokter gigi sudah banyak yang memberikan penambalan dengan bahan komposit karena bahan ini kuat, tahan lama, mudah diatur, dan estetik.
Dalam proses penambalan, gigi harus dibersihkan dari bakteri dan jaringan rusak serta dibentuk sesuai kebutuhan bahan tambalnya, disebut dengan tindakan preparasi. Sebab jika masih ada bakteri atau jaringan gigi yang rusak tersisa di bawah tambalan, maka akan timbul karies atau lubang gigi baru di bawah tambalan. Sedangkan jika gigi tidak dipreparasi dengan benar maka bahan tambal akan mudah lepas. Berdasarkan penelitian yang dilakukan oleh Forrs (2001) ditemukan bahwa secara statistik rata-rata tambalan komposit dapat bertahan hingga 5 tahun jika dilakukan preparasi dengan benar. Bahkan bisa lebih lama jika penambalan dilakukan dalam kondisi isolasi gigi yang baik, bahan yang digunakan bagus, dan pasien mematuhi instruksi dokter setelah penambalan.
Benarkah bahwa tambalan perlu diganti secara berkala? Misalnya setiap 6 bulan atau setiap 1 tahun?
Tambalan perlu diganti hanya jika lepas, aus, atau muncul lubang gigi yang baru di bawah tambalan. Tambalan dapat rusak apabila pasien tidak menjaga kebersihan mulut dengan baik, memiliki kebiasaan buruk seperti mengerot gigi, gigi terbentur dengan sangat keras, atau kombinasi ketiganya. Jika tambalan sering lepas, maka gigi akan sering pula dipreparasi, sehingga jaringan sehat gigi lama kelamaan akan semakin berkurang. Hal ini akan menyulitkan dokter gigi untuk menambal gigi dengan baik. Oleh karena itu tambalan gigi harus dirawat dengan benar agar tidak perlu sering diganti.
Pasien dianjurkan untuk pemeriksaan rutin ke dokter gigi setiap 6 bulan untuk memeriksa kondisi gigi secara keseluruhan dan mendapatkan perawatan yang diperlukan. Untuk mendapatkan diagnosis dan perawatan yang lebih tepat silakan kunjungi dokter gigi spesialis konservasi.
Berikan Komentar Disini
Advertisement
Advertisement

Artikel Terkait

Teknologi Terbaru Kedokteran Gigi: Gigi Berlubang ...
views 1662
Di masa lalu, saat ada orang yang mengalami karies atau gigi berlubang, sebagian besar akan disarankan untuk dilakukan pencabutan sebagai solusi.T...
Cukupkah Sekedar Minum Obat untuk Atasi Sakit Gigi...
views 283
Ditulis oleh : Ahmad Ridwan Sakit gigi akibat gigi berlubang merupakan salah satu keluhan yang cukup sering ditemui di masyarakat. Sakit gigi ini ter...
Hati-Hati Gigi Berlubang Ternyata Bisa Sebabkan Ki...
views 112
Jika mengalami gigi berlubang, ada baiknya kita langsung memeriksakan diri ke dokter gigi lalu menambalnya. Karena jika dibiarkan berlarut-larut, kita...
(Tidak) Cabut Gigi Mata Jadi Buta?
views 592
Ada kepercayaan yang berkembang di masyarakat bahwa tindakan pencabutan gigi bisa membuat mata menjadi buta. Hal ini didasari pendapat yang menyat...
Gusimu Berdarah? Hati-Hati 3 Penyakit Berbahaya Ya...
views 100
Apakah Anda kerap mengalami gusi berdarah setiap kali menyikat gigi? Jangan disepelekan. Pasalnya, gusi berdarah bisa jadi pertanda adanya penyakit be...
Waspada Sakit Gigi Mengintai Saat Mudik dan Lebara...
views 86
Kemacetan mudik (foto: viva.co.id)Lebaran semakin dekat, arus mudik semakin padat. Berbondong-bondong ke kampung halaman jadi tujuan, terlebih cu...
Sakit Gigi Jangan Dihilangkan
views 151
Selama saya berinteraksi dengan masyarakat awam yang memiliki masalah kesehatan gigi dan mulut, pertanyaan yang paling umum ditanyakan adalah mengenai...
Share ke Teman Sejawat....
Share on Facebook0Share on Google+0Tweet about this on TwitterShare on LinkedIn0

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *