website statistics
Home > Ilmiah > Benarkah Kopi dan Teh sebabkan Warna Gigi Kecoklatan? Berikut Penjelasannya

Benarkah Kopi dan Teh sebabkan Warna Gigi Kecoklatan? Berikut Penjelasannya

Advertisement
Advertisement

Kopi dan teh merupakan minuman yang sudah membudaya di masyarakat. Kopi maupun teh yang ada berbagai jenisnya sering disajikan saat sedang santai di pagi hari ataupun sebagai minuman untuk menjamu tamu dan kerabat saat silaturahmi, atau bahkan bagi sebagian orang menjadi minuman rutin setelah selesai makan. Lalu benarkah kebiasaan minum teh dan kopi ini dapat membuat gigi berubah warna?

Struktur lapisan mahkota gigi dari luar ke dalam terdiri dari email, dentin, dan pulpa. Struktur tersebut yang kemudian membentuk penampakan warna gigi. Warna email putih translusen sedangkan dentin berwarna kekuningan. Perpaduan struktur tersebut membuat warna gigi normal tampak putih kekuningan. Tingkat keputihan warna gigi tersebut pada setiap orang dapat berbeda-beda tergantung tingkat translusensi dan ketebalan struktur email.

Namun, beberapa kondisi dapat menyebabkan perubahan warna pada gigi atau dikenal dengan istilah diskolorasi gigi (tooth discoloration). Diskolorasi pada gigi dapat disebabkan faktor intrinsik dan ekstrinsik. Faktor intrinsik antara lain penuaan, kematian (nekrosis) saraf gigi, pendarahaan didalam ruang pulpa, serta bahan obat yang digunakan saat masa pertumbuhan gigi yang dapat menyebabkan perubahan warna gigi seperti tetrasiklin dan minosiklin. Sedangkan faktor ekstrinsik antara lain makanan dan minuman, plak gigi, obat kumur, rokok, serta bahan tambalan gigi.

Kopi maupun teh yang sering dikonsumsi masyarakat dalam hal ini termasuk ke dalam minuman yang dapat menyebabkan diskolorasi pada gigi. Kopi dan teh dapat menyebabkan perubahan warna gigi menjadi kuning kecoklatan sampai kehitaman. Kopi dan teh mengandung zat warna (tannin) yang terdiri dari polifenol seperti katekin dan leukoantrosianin yang dapat menyebabkan warna kuning kecoklatan pada gigi. Zat-zat tersebut dapat menempel pada gigi dan secara perlahan bisa meresap ke dalam email dan dentin melalui pori-pori kecil dan terdeposit didalamnya sehingga membuat gigi tampak berubah warna.

Perubahan warna ini akan tampak jelas jika mengkonsumsi teh atau kopi dengan intensitas sering. Selain itu, Linda Greenwall, salah satu peneliti dalam bidang ini menyebutkan bahwa konsumsi kopi dan teh yang baru diseduh (dalam kondisi panas) berpotensi menyebabkan pewarnaan lebih dibandingkan yang sudah dingin.

Hal ini berarti tidak ada larangan dan tidak masalah untuk mengkonsumsi kopi dan teh. Namun, jika intensitasnya sering ada baiknya untuk menguranginya untuk menghindari dan mencegah perubahan warna pada gigi.

 

Sumber :

  • Greenwall, L., 2001, Bleaching Techniques in Restorative Dentistry, Taylor and Francis Group, London, p. 1-9
  • Ingle, J.I., Bakland, L.K., and Baumgartner, J.C., 2008, Ingle‚Äôs Endodontic 6, BC Decker Inc, Hamilton, p. 1383-1384
  • Meizarini, A and Rianti, D., 2005, Tooth bleaching material with ADA/ISO certificate, Maj. Ked. Gi., 38 :(2), 73-76

 

 

Berikan Komentar Disini
Advertisement
Advertisement

Artikel Terkait

Cukupkah Sekedar Minum Obat untuk Atasi Sakit Gigi...
views 207
Ditulis oleh : Ahmad Ridwan Sakit gigi akibat gigi berlubang merupakan salah satu keluhan yang cukup sering ditemui di masyarakat. Sakit gigi ini ter...
Share ke Teman Sejawat....Share on Facebook0Share on Google+0Tweet about this on TwitterShare on LinkedIn0Pin on Pinterest0