web tracker APAKAH CARAMU MENYIKAT MALAH MERUSAK GIGI? - dental.id
Download! Download Panduan Praktik Klinik Bagi Dokter Gigi Dari PB PDGI

APAKAH CARAMU MENYIKAT MALAH MERUSAK GIGI?

Share ke Teman Sejawat....
Share on Facebook9Share on Google+0Tweet about this on TwitterShare on LinkedIn0
Ads
Advertisement

Memang kelihatannya mudah..

Namun banyak diantara kita yang salah menyikat gigi. Meskipun sudah menyikat gigi bertahun-tahun, banyak orang yang kaget bahwa cara mereka menyikat malah merusak gigi.

Contoh kasus:

Bagaimana memilih 1 sikat gigi tepat dari ratusan sikat gigi menarik di rak supermarket? Apa kamu tau kalau menyikat gigi yang optimal memakan waktu setidaknya 2 menit? Apakah sebaiknya langung menyikat gigi setelah makan?

Dimana ada kesalahan, disana ada cara untuk mengoreksinya. Yuk cari jawabannya dalam artikel ini!


Bagaimana memilih 1 sikat gigi tepat dari ratusan sikat gigi menarik di rak supermarket?

Hal terpenting adalah memiliki bulu sikat yang tidak terlalu keras dan tidak terlalu lembut. Bulu sikat harus mudah ditekuk-tekuk, sehingga bisa membersihkan sampai ke lekukan gusi, bukan merusaknya. Hampir 90% penyebab gigi abrasi adalah sikat gigi. Jika bukan karena sikat giginya, maka penyebabnya adalah kesalahan teknik menyikat gigi. Waspadai kerusakan khas gigi dan gusi seperti ini : http://dental.id/menipisnya-gigi-dan-gusi-karena-sikat/

Beberapa orang berpikir bahwa semakin keras bulu sikat akan lebih membersihkan gigi. Tapi itu justru mengikis gigi dan membuat gusi berdarah!

Ukuran kepala sikat juga penting, terutama jika mulutmu kecil. Beberapa sikat sangat bervariasi dalam ukuran dan sudut. Pilih ukuran yang tepat untuk menjangkau semua sudut mulut dan gigimu! Sikat kepala yang kecil lebih dianjurkan karena ini dapat lebih baik membersihkan semua area mulut, termasuk sudut belakang pojok rahang

Menyikat gigi dan flossing adalah hal yang sangat penting untuk membersihkan plak. Kalau plak tidak dibersihkan, ia akan menumpuk dan menyebabkan gigi terinfeksi, membusuk dan penyakit gusi pun berdatangan. Kamu seharusnya membersihkan gigimu minimal 2x sehari dan sikat gigi harus diganti setiap 3-4 bulan, atau kalau bulu sikatnya sudah rusak.

 

Seberapa sering seharusnya mengganti sikat gigi?

Kamu sebaiknya segera memiliki sikat gigi baru ketika sikat lama mu sudah menjadi kasar, arah bulu sikat tidak beraturan, kurang lebih sekitar 3 bulan. Hal ini penting untuk diperhatikan karena bulu sikat yang kasar merusak gigi dan gusi, dan berakhir pada peradangan dan infeksi.

 

Apa kamu tau kalau menyikat gigi yang optimal memakan waktu setidaknya 2 menit?

Kebanyakan orang tidak menyikat gigi selama itu. Tahukah kamu bahwa menyikat gigi secara mendetail itu perlu gesekan lembut dan pendek, dengan memperhatikan untuk tidak melukai gusi hingga ke sudut belakang gigi, sekitar tambalan, mahkota jaket atau restorasi lainnya. Fokuskan pembersihan menyeluruh per bagiannya seperti berikut ini:

1. Gunakan pasta gigi secukupnya seukuran kacang, tidak terlalu banyak dan tidak terlalu sedikit.

2. Letakkan sikat 45 derajat ke arah gusi. Gerakkan sikat gigi dengan gerakkan memutar/rotasi secara lembut, bukan gerakkan horizontal. Ulangi untuk setiap gigi pada bagian luar gigi (yang menghadap pipi dan bibir).

3. Sikat bagian dalam gigi (yang menghadap lidah) dengan teknik seperti di atas.

4. Sikat bagian kunyah dari setiap gigi

5. Gunakan ujung sikat untuk membersihkan bagian paling belakang gigi.

6. Jangan lupa menyikat lidah dengan ringan untuk menghilangkan bakteri.


Apakah sebaiknya langung menyikat gigi setelah makan?

Setelah makan atau minum, sebaiknya jangan langsung menyikat gigi karena sifat asam dari makanan atau minuman yang kita konsumsi akan melemahkan email sehingga rentan terhadap kerusakan saat menyikat. Abrasi adalah proses terkikisnya gigi yang progresif dan lambat, dan kebanyakan orang menyadari kerusakan ini ketika check up ke dokter gigi.

 

Sekian kiat-kiat merawat gigi sehatmu., semoga bermanfaat dan Salam gigi sehat cemerlang!

Berikan Komentar Disini
Advertisement
Advertisement
Share ke Teman Sejawat....
Share on Facebook9Share on Google+0Tweet about this on TwitterShare on LinkedIn0