Ada-Ada Saja Putihkan Gigi dengan Kutek, Bahayanya Bikin Cepat Retak & Patah

Share ke Teman Sejawat....
Share on Facebook
Facebook
0Tweet about this on Twitter
Twitter
Share on LinkedIn
Linkedin

Setiap orang pasti ingin punya gigi sehat dan putih. Sampai-sampai ada orang yang melakukan pemutihan gigi secara instan, seperti menggunakan cat kuku.

Tentu ada bahaya di balik perbuatan yang jelas salah kaprah itu. Kesehatan gigi akan terganggu, karena bisa menimbulkan penyakit yang merugikan.

Tapi faktanya, banyak masyarakat melakukan metode pemutihan gigi instan, padahal ada efek sampingnya. Kebiasaan ini tidak boleh diabaikan, sebab bisa merusak gigi dalam waktu cepat.

BACA : WAJIB TAHU Bagi Generasi Milenial : Perbedaan Veener dan Bleaching untuk Memutihkan Gigi

Ketua Pengurus Besar Persatuan Dokter Gigi Indonesia Dr drg Hananto Suseno SpBM, MM mengatakan, masyarakat jarang yang menyadari bahwa menjaga kesehatan gigi dan mulut itu penting. Apalagi mereka memilih metode instan yang justru berbahaya.

“Misalnya orang ingin putihkan gigi caranya instan dan murah meriah. Terus pilihnya pakai cat kuku, jelas ada efeknya,” ujar drg Seno saat ditemui di kawasan Tebet, Jakarta.

Dia menerangkan, di bagian rongga mulut terdapat email dan gusi. Kalau tidak dijaga, pasti bikin gigi menguning. Jika menggunakan benda asing, seperti cat kuku ada zat kimia yang merusak gigi.

Bahayanya, terlebih, seseorang mudah mengalami peradangan karena gigi sangat sensitif. Kerusakan terjadi pada bagian penyangga gigi, yang memudahkan gigi retak atau patah.

BACA : Tanya Jawab : Sakit Gigi Ternyata Bisa Memicu Serangan Jantung

Adapun teknik memutihkan gigi yang benar banyak sekali metodenya. Anda harus konsultasi dulu dengan dokter sebelum melakukan.

Jika sembarangan, pasti dampaknya memicu efek samping yang tak diharapkan. Selain itu, Anda juga harus menjaga kesehatan rongga mulut sepanjang hari.

“Paling baik ya memutihkan gigi ke dokter untuk mengurangi bahayanya. Jangan coba cara instan, apalagi pakai cat kuku,” tambahnya.

Selain itu, menurut drg. Seno, lebih aman Anda memutihkan dengan menggosok gigi secara teratur, menggunakan odol mengandung flouride. Anda disarankan untuk menyikat gigi minimal dua kali sehari, saat pagi dan malam hari.

Dalam kesempatan yang sama, dokter  gigi Seno juga mengatakan, masyarakat Indonesia hampir mengalami masalah periodontitis. Kalau dibiarkan, gangguan ini bisa memicu penyakit katastropik.

“Periodontitis yang dibarengi dengan gaya hidup tidak sehat seperti merokok dan pola makan buruk jadi rentan alami diabetes. Kada gula darah jadi berantakan dan sebabkan sakit gusi,” ujarnya.

Gejala bila seseorang menderita periodontitis sebenarnya mudah dikenali. Rongga mulut atau bagian gusi terasa kekeringan dan aroma khas tak sedap keluar. Anda akan mengalami bau mulut yang menurunkan rasa percaya diri.

BACA : Begini Cara Menghindari Bau Mulut

Sumber :

https://lifestyle.okezone.com

Berikan Komentar Disini
Share ke Teman Sejawat....
Share on Facebook
Facebook
0Tweet about this on Twitter
Twitter
Share on LinkedIn
Linkedin

admin

Admin website http://dental.id

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.