Halo teman-teman
Biasanya menyikat gigi pagi itu setelah bangun atau setelah makan?
Yang bener yang mana sih?
Trus apa apakah menyikat gigi setelah makan itu juga ada aturannya?
Yuk simak selengkapnya
Pengertian menyikat gigi
Walaupun sebenarnya semua sudah tau tapi tidak ada salahnya kami tulis disini tentang pengertian menyikat gigi..hehe
Menyikat gigi adalah tindakan untuk membersihkan gigi dan mulut dari sisa makanan dan debris yang bertujuan mencegah terjadinya penyakit pada jaringan keras maupun jaringan lunak di mulut
Cara menyikat gigi yang baik dan benar
Manfaat menyikat gigi dengan benarbisa menghindarkan kita dari kerusakan gigi, seperti gigi berlubang, masalah pada gusi, dan bau mulut, dapat dihindari jika rutin menyikat gigi.
Dengan menyikat gigi, gigi akan bersih dari plak dan sisa makanan yang menempel pada gigi. Agar dapat membersihkan gigi secara menyeluruh, sikat gigi pun harus dilakukan dengan benar.
Sebelum menyikat gigi perhatikan hal-hal berikut
1. Pilih pasta gigi yang mengadung flouride
2. pilih sikat gigi yang sesuai dengan bentuk mulut.
Sesuaikan kepala sikat gigi dengan lebar mulut. Kepala sikat dengan ujung lancit memudahkan sikat menjangkau bagian gigi terdalam. Pilih juga sikat dengan gagang yang nyaman dipegang sehingga sikat gigi dilakukan dengan benar tanpa melukai gusi.
Kapan sebaiknya menyikat gigi? Setelah makan dan sebelum tidur ya.
Panduan cara menyikat gigi yang baik dan benar ini akan kami bagi berdasar gigi dan posisinya
1. Cara menyikat gigi geraham
1. Basahi sikat gigi dan oleskan pasta gigi secukupnya
2. Letakkan bulu sikat gigi pada permukaan gigi dekat tepi gusi dengan posisi membentuk sudut 45 derajat.
3. Mulailah menyikat gigi geraham atas atau gigi belakang di salah satu sisi mulut. Sikatlah dengan gerakan melingkar dari atas ke bawah selama sekitar 20 detik untuk setiap bagian.
4. Setelah itu, gosok gigi geraham dari atas ke bawah, mulai dari batas gusi hingga ujung gigi, untuk menghilangkan plak dan sisa makanan di permukaan dan sela-sela gigi. Lakukan selama 20 detik.
5. Lakukan kedua gerakan tersebut pada semua bagian luar gigi geraham, baik sisi atas maupun bawah. Setelah itu, ulangi langkah yang sama pada bagian dalam gigi geraham.
2. Sikat gigi bagian depan
Setelah semua gigi geraham selesai disikat, arahkan sikat ke gigi depan bagian luar.
1. Untuk membersihkan permukaan dalam gigi depan, pegang sikat gigi dalam posisi vertikal atau gunakan ujung kepala sikat gigi.
2. Gerakkan sikat gigi secara melingkar dan perlahan hingga semua permukaan gigi depan terkena, agar sisa makanan dan plak yang menempel dapat tersapu.
3. Gosok bagian dalamnya dengan gerakan vertikal (ke atas dan ke bawah) atau seperti sedang mencangkul, baik pada deretan yang atas maupun bawah.
Ulangi cara menggosok gigi ini sebanyak 2–3 kali pada masing-masing sisi.
3. Sikat permukaan mengunyah
Permukaan mengunyah gigi geraham ukurannya lebar dan agak cekung, sehingga memungkinkan makanan untuk menempel di sana. Sikat permukaan bagian gigi yang dekat dengan pipi dan lidah, dengan gerakan maju mundur secara perlahan.
Setelah bagian atas dalam tersikat, kemudian sikatlah bagian bawahnya. Pastikan semua permukaan gigi sudah disikat sehingga plak atau sisa makanan yang menempel pada gigi bisa hilang.
4. Sikat area lidah dan sisi dalam pipi
Setelah semua gigi tersikat, jangan lupa untuk menyikat permukaan lidah dan sisi dalam pipi dengan sikat gigi atau sikat lidah.
Cara menyikat gigi untuk bagian gigi yang menghadap ke pipi atau bibir yaitu dengan menyikat semua permukaan gigi. Tangkai sikat gigi diletakkan sejajar dengan dataran gigi dengan ujung bulu sikat diletakkan pada perbatasan gigi dengan gusi.
Sisa makanan dan bakteri penyebab bau mulut mungkin menempel pada area ini, sehingga Anda perlu menyikatnya juga secara lembut.
5. Bersihkan sela gigi dengan benang gigi
Menggunakan benang gigi (dental floss) juga menjadi salah satu cara menjaga kebersihan mulut dan gigi yang penting untuk dilakukan. Pasalnya, dental floss dapat membantu membersihkan sisa-sisa kotoran di sela-sela gigi yang sempit yang tidak bisa dijangkau oleh sikat gigi.
Setelah menggunakan benang gigi, segera berkumur menggunakan air bersih untuk membilas sisa-sisa kotoran tersebut. Jika perlu, gunakan obat kumur yang tidak mengandung alkohol untuk membersihkan sisa kotoran pada rongga mulut secara optimal.
Untuk mengetahui apakah gigi sudah bersih atau belum, cobalah untuk meraba permukaan gigi menggunakan lidah. Jika permukaan gigi terasa halus, hal tersebut menandakan bahwa gigi telah bersih. Namun, apabila permukaan gigi masih terasa kasar, ini menandakan bahwa gigi masih belum bersih.
Mohon perhatian.
1. Ubah pola menyikat gigi jika diperlukan. Kadang, menyikat gigi dengan cara yang sama membuat ada bagian gigi lain terabaikan.
2. Jika menyikat gigi dimulai dari bagian geraham atas, maka sikatan akhir pada gigi geraham bawah.
Gerakan atau durasi menyikat gigi setiap permukaan yang benar sekitar 2-3 menit dan baru setelah itu kumur-kumur hingga gigi bersih.
Kesalahan menyikat gigi
1. Jangan menyikat gigi terlalu keras
Menggosok dengan keras memberi sugesti bahwa Anda sukses mengangkat semua plak dan sisa makanan yang terselip. Menyikat gigi terlalu keras atau terlalu memberi tekanan pada gigi karena ini akan menyakitkan gigi dan gusi.
Plak memiliki tekstur lengket namun lembut, sehingga Anda tidak perlu mengerahkan tenaga berlebihan setiap kali menyikat gigi.
Terlalu keras menyikat gigi sebenarnya tidak membantu membersihkan gigi lebih baik juga. Justru, hal ini dapat menyebabkan permukaan luar gigi (enamel) terkikis dan ini adalah asal mula dari gigi sensitif.
Selain itu juga malah membuat gusi berdarah.
2. Jangan menyikat gigi dengan gerakan lurus
Menyikat gigi dengan gerakan lurus (bukan melingkar) bukanlah cara yang efektif dalam membersihkan gigi. Menyikat gigi dengan gerakan lurus dalam waktu yang lama dapat menyebabkan kerusakan permanen pada gusi.
3. Sikat gigi cukup 2x atau 3x sehari
Menggosok gigi 2–3 kali sehari adalah jumlah yang ideal. Sebaliknya, menggosok gigi lebih dari 3 atau bahkan sampai 5 kali sehari dapat merusak lapisan luar gigi dan melukai gusi.
4. Hindari sikat gigi setelah bangun tidur
Menurut praktisi pengobatan thibbun nabawi, Zainuddin Musaddad, menggosok gigi saat bangun pagi boleh jadi dimaksudkan untuk tujuan kebersihan. Namun itu ternyata salah kaprah.
Sebaiknya bangun tidur kumur-kumur minum air putih. Air liur ini obat untuk imunitas bagi tubuh kita yang sangat mujarab. Bangun tidur tidak langsung sikat gigi.
Sebelum tidur harus sikat gigi dan ketika bangun pagi tidak sikat gigi lagi.
5. Dilarang menyikat gigi langsung setelah makan
Prof Melanie Sadono Djamil mengungkapkan jangan langsung menyikat gigi atau berkumur selepas makan agar memberi kesempatan kepada saliva (air liur) untuk membantu proses pencernaan karena alfa amilase dan enzim lainnya dilepaskan setelah makan
Dia memaparkan, bagaimanapun zat-zat kimia yang terkandung dalam pasta gigi atau obat kumur (mouthwash) dapat mencegah bekerjanya enzim-enzim pembantu tahap awal pencernaan yang dilepaskan di dalam rongga mulut.
Berikan waktu 15 sampai 20 menit setelah makan jika ingin gosok gigi.
6. Berkumur dengan terburu-buru
Setelah menyikat gigi, ludahkan kelebihan busa sikat gigi tetapi jangan langsung berkumur setelahnya.
Berkumur setelah menyikat gigi akan membilas konsentrasi fluoride dari busa pasta gigi yang tersisa, sehingga mencairkannya dan mengurangi efek pasta gigi. Padahal, fluoride sangat penting dalam proses remineralisasi lapisan email dan mengurangi tingkat keasaman pada rongga mulut Anda.
7. Memakai obat kumur setelah sikat gigi
Menggunakan obat kumur yang mengandung fluoride dapat membantu mencegah kerusakan gigi.
Namun, jangan menggunakan obat kumur langsung setelah menyikat gigi. Sama halnya dengan berkumur, hal ini akan membasuh konsentrasi fluoride dari sisa pasta gigi yang masih menempel pada permukaan gigi Anda.
Pilih waktu yang berbeda untuk menggunakan obat kumur, misalnya seperti setelah makan siang. Kemudian, jangan makan atau minum selama 30 menit setelah menggunakan obat kumur untuk mendapatkan manfaat yang optimal.
Sumber :
https://www.cnnindonesia.com/
https://www.alodokter.com/
https://hellosehat.com/